Menuliskan Baris Perintah dalam WordPress

By | February 2, 2015

Ketika menulis artikel mengenai pemrograman sudah tentu anda perlu mencantumkan beberapa baris kode untuk memperjelas tulisan anda. Dan tentunya dalam tulisan tersebut anda ingin membedakan mana baris kode dan mana teks biasa. Jika kita mengacu pada standar penulisan dari support.wordpress maka format penulisan untuk baris kode adalah sebagai berikut :

Baris_Perintah

Tapi perlu anda ketahui, format tersebut hanya berlaku bagi non self hosting (wordpress.com). Lalu bagaimanakah dengan wordpress self hosting (WordPress.org). Anda tak perlu khawatir, format tersebut masih berlaku dengan syarat anda harus menginstall sebuah plugins terlebih dahulu. Plugin tersebut adalah SyntaxHighlighter yang di develop oleh Alex Gorbatchev.

Untuk penginstallan SyntaxHighlighter cukup sederhana. Anda hanya perlu masuk ke dashboard WordPress anda, Add Plugins, cari SyntaxHightlighter, pasang dan kemudian aktifkan. Untuk parameter bahasa yang disupport adalah sebagai berikut :

  • actionscript3
  • bash
  • clojure
  • coldfusion
  • cpp
  • csharp
  • css
  • delphi
  • erlang
  • fsharp
  • diff
  • groovy
  • html
  • javascript
  • java
  • javafx
  • matlab (keywords only)
  • objc
  • perl
  • php
  • text
  • powershell
  • python
  • r
  • ruby
  • scala
  • sql
  • vb
  • xml

Jika sudah menginstall plugins tersebut maka format penulisan baris kode seperti diatas bisa kita gunakan. Yang menjadi catatan disini adalah untuk parameter bahasa silahkan disesuaikan dengan yang disupport. Apabila paramater bahasa tersebut dikosongkan maka oleh wordpress akan ditampilkan layaknya teks biasa. Untuk contoh dari penulisan baris kode setelah kita menggunakan plugins SyntaxHighlighter adalah seperti berikut :

## Browsing/Identification ###

# Change this to the workgroup/NT-domain name your Samba server will part of
workgroup = WORKGROUP

# server string is the equivalent of the NT Description field
server string = %h server (Samba, Ubuntu)

# Windows Internet Name Serving Support Section:
# WINS Support - Tells the NMBD component of Samba to enable its WINS Server
#   wins support = no

# WINS Server - Tells the NMBD components of Samba to be a WINS Client
# Note: Samba can be either a WINS Server, or a WINS Client, but NOT both
;   wins server = w.x.y.z

# This will prevent nmbd to search for NetBIOS names through DNS.

Demikian dan semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *